Aparat kepolisian dari Polrestabes Bandung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku penusukan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) yang terjadi di kawasan Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu malam, 16 April 2025. Penangkapan pelaku penusukan ini dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya pada Kamis siang, 17 April 2025, di sebuah tempat persembunyian di wilayah Bandung Timur. Identitas lengkap pelaku penusukan dan motif di balik aksi kekerasan tersebut akan segera diungkapkan oleh pihak kepolisian.
Penangkapan pelaku penusukan ini merupakan hasil dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Bandung berdasarkan laporan korban dan keterangan saksi mata. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai petunjuk, polisi berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan pelaku. Upaya pengejaran yang intensif akhirnya membuahkan hasil dengan tertangkapnya pelaku di tempat persembunyiannya.
Korban, seorang pengemudi ojol bernama Rian (32 tahun), mengalami luka tusuk serius di bagian perut akibat serangan pelaku penusukan saat sedang menunggu orderan di pinggir jalan. Rian sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit dan kondisinya dilaporkan berangsur membaik. Motif pelaku diduga kuat adalah perampokan, meskipun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kemungkinan adanya motif lain.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung, Kombes Pol. Budi Sartono, dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung sore ini membenarkan penangkapan pelaku terhadap pengemudi ojol tersebut. Beliau mengapresiasi kinerja cepat tim reserse yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. “Kami telah berhasil menangkap pelaku yang meresahkan para pengemudi ojol dan masyarakat Bandung. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif sebenarnya dan kemungkinan adanya keterlibatan dalam kasus kriminalitas lainnya,” ujar Kombes Pol. Budi Sartono. Barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan penusukan juga berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak yang berwajib.