Pertamina Beberkan Proses Produksi Pertamax di Bandung, Jaminan Kualitas Terjaga

Sebagai wujud transparansi dan komitmen terhadap kualitas produk, PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memberikan penjelasan mengenai alur produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang didistribusikan di Bandung dan wilayah sekitarnya. Langkah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada konsumen mengenai bagaimana bahan bakar berkualitas ini diproses hingga sampai ke tangan mereka, sekaligus menepis potensi isu negatif terkait kualitas BBM.

Meskipun Bandung tidak memiliki kilang pengolahan minyak mentah secara langsung, Pertamina memastikan bahwa Pertamax yang didistribusikan ke wilayah ini berasal dari kilang-kilangPertamina yang dan memiliki standar operasional yang tinggi, seperti Kilang Balongan di Indramayu yang relatif dekat dengan Bandung. Proses produksi Pertamax dimulai dengan pengolahan minyak mentah melalui distilasi untuk memisahkan berbagai fraksi hidrokarbon. Fraksi naphtha yang dihasilkan kemudian menjalani proses reforming dan cracking untuk meningkatkan nilai oktan menjadi RON 92 yang merupakan standar Pertamax.

Setelah proses peningkatan oktan di kilang, base fuel Pertamax akan dicampur (blending) dengan berbagai aditif yang memiliki fungsi penting. Aditif ini berfungsi untuk meningkatkan performa mesin kendaraan, membersihkan endapan karbon, mencegah korosi, serta menjaga kestabilan kualitas BBM selama penyimpanan dan penggunaan. Proses blending ini dilakukan dengan formula yang tepat dan diawasi secara ketat oleh tim quality control di kilang.

Setiap batch produksi Pertamax di kilang Pertamina wajib melalui serangkaian pengujian kualitas yang komprehensif di laboratorium. Pengujian ini meliputi parameter penting seperti Research Octane Number (RON), kandungan sulfur, kandungan air, berat jenis, dan berbagai spesifikasi teknis lainnya yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian ESDM. Hanya produk yang memenuhi standar kualitas yang ketat ini yang akan dinyatakan lolos dan siap untuk didistribusikan.

Untuk memastikan kualitas tetap terjaga hingga ke konsumen di Bandung, Pertamina juga menerapkan sistem quality control berlapis di seluruh rantai distribusi. Setelah keluar dari kilang, Pertamax akan disimpan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) terdekat, seperti TBBM Ujung Berung di Bandung. Di TBBM, sebelum disalurkan ke SPBU menggunakan mobil tangki yang tersegel, sampel produk kembali diuji untuk memastikan tidak terjadi kontaminasi selama transportasi.

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa