Warga Bandung, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa busana di kawasan Jalan Cipamokolan, Kecamatan Rancasari, pada Senin pagi, 28 April 2025, sekitar pukul 07.45 WIB. Penemuan ini sontak membuat warga sekitar panik dan segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
Menurut keterangan Kompol Erwin Wijaya, Kepala Polsek Rancasari, mayat pria tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petugas kebersihan yang sedang melakukan aktivitas rutin di sekitar lokasi. Kondisi mayat saat ditemukan dalam keadaan telentang tanpa mengenakan pakaian dan terdapat beberapa luka lebam di bagian tubuh. Identitas korban hingga saat ini belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas atau petunjuk lain di sekitar lokasi penemuan.
“Kami menerima laporan dari warga adanya penemuan mayat pria. Setelah tiba di lokasi, kami langsung melakukan pengamanan dan identifikasi awal. Saat ini, jenazah sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar Kompol Erwin di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Kompol Erwin menjelaskan bahwa ciri-ciri fisik mayat pria tersebut diperkirakan berusia antara 30 hingga 40 tahun, memiliki tinggi badan sekitar 170 cm, dan berambut hitam pendek. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera menghubungi Polsek Rancasari atau rumah sakit terkait.
Tim Inafis Polrestabes Bandung juga turut diterjunkan ke lokasi penemuan untuk melakukan identifikasi lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti yang dapat membantu mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Beberapa saksi mata di sekitar lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan. Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan apakah korban merupakan korban pembunuhan atau penyebab kematian lainnya.
Penemuan mayat pria tanpa identitas ini tentu menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwajib. Informasi lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan setelah hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut telah diperoleh. Polisi juga meningkatkan patroli di wilayah Rancasari untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.