Kegiatan gotong royong saluran air secara serentak digelar oleh tim Satgas kebersihan kota guna mengantisipasi luapan air hujan. Petugas menyisir gorong-gorong dan selokan utama yang tertutup endapan lumpur serta timbunan sampah domestik warga. Pengangkutan material penyumbat dilakukan menggunakan alat mengeruk khusus agar aliran air hujan dapat mengalir lancar tanpa hambatan. Langkah pembersihan intensif ini diambil demi mencegah risiko genangan air di sepanjang jalur jalan utama kawasan Dago.
Pengerjaan pembersihan sarana saluran air di kawasan perbukitan kota menjadi prioritas utama mengingat tingginya intensitas curah hujan harian. Endapan sampah yang mengendal di dalam drainase langsung diangkut menggunakan armada truk ke tempat pembuangan akhir. Keberhasilan pengerjaan pengerukan ini terbukti ampuh mengembalikan kapasitas tampung saluran air hujan perkotaan secara optimal. Aliran air kini tersalurkan langsung menuju sungai utama tanpa meluap ke badan jalan raya.
Perawatan fungsi sarana saluran air kota ini juga melibatkan kesadaran warga sekitar dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke dalam selokan yang dapat memicu banjir pemukiman. Pengurus warga setempat menyepakati pelaksanaan piket kebersihan selokan secara rutin setiap akhir pekan di lingkungan masing-masing. Kerjasama gotong royong ini menjadi benteng utama pelindung kota dari ancaman banjir.
Dinas terkait memberi apresiasi atas kerja keras petugas kebersihan dan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan drainase kota. Pengawasan terhadap kondisi selokan di titik-titik rawan banjir terus dilakukan secara berkala melalui patroli kebersihan. Pemasangan saringan sampah di mulut gorong-gorong juga ditambah untuk mempermudah proses pembersihan sampah berkala. Langkah antisipasi ketat ini dilakukan demi menjaga kenyamanan pengguna jalan dan warga sekitar.
Keberhasilan program pembersihan drainase perkotaan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kota yang bebas dari genangan banjir. Bebasnya jalur jalan raya dari genangan air akan memelihara keawetan kondisi permukaan aspal jalan. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas harian dengan tenang dan nyaman meskipun hujan deras mengguyur wilayah kota. Sinergi antara pemerintah dan warga menjadi kunci sukses mewujudkan Bandung yang bersih, asri, dan aman.