Seorang pedagang warung di Bandung menjadi Korban Penusukan oleh orang tak dikenal (OTK), sebuah insiden kekerasan yang kembali menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Kejadian tragis ini menyoroti perlunya peningkatan keamanan di lingkungan perkotaan dan penegasan bahwa tindakan kriminal tidak boleh dibiarkan.
Peristiwa nahas ini terjadi pada hari Minggu, 25 Mei 2025, sekitar pukul 22.30 WIB, di sebuah warung kelontong di kawasan Antapani, Kota Bandung. Korban, seorang pria berinisial Bapak Budi (45), saat itu sedang menutup warungnya. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal menghampirinya dan tanpa basa-basi langsung melakukan Penusukan dengan senjata tajam. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke arah gang sempit di dekat lokasi, meninggalkan Bapak Budi dalam kondisi terluka.
Warga sekitar yang mendengar teriakan korban segera datang memberikan pertolongan. Bapak Budi mengalami luka tusuk serius di bagian perut dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Kondisi korban dilaporkan kritis dan harus menjalani operasi. Setelah itu, insiden ini dilaporkan kepada Polsek Antapani. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Antapani, dengan dukungan dari Polrestabes Bandung, segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memulai penyelidikan.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang melihat kejadian, polisi sedang mengumpulkan informasi mengenai ciri-ciri pelaku dan berusaha melacak keberadaannya. Dugaan sementara, motif di balik penusukan ini adalah percobaan perampokan atau dendam pribadi, namun polisi belum bisa memastikan sebelum pelaku tertangkap. Petugas juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian yang diharapkan dapat memberikan petunjuk penting dalam mengidentifikasi Korban Penusukan dan pelaku.
Kapolsek Antapani, Kompol Agung Prabowo, S.H., M.AP., dalam keterangannya pada hari Senin, 26 Mei 2025 (dini hari), menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan segala upaya untuk menangkap pelaku penusukan dimana seorang pedagang menjadi korban. “Kami tidak akan berhenti sebelum pelaku penusukan ini tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keamanan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Kompol Agung Prabowo. Beliau juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari, dan segera melaporkan setiap kejadian atau hal yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat berwenang.