Warga di beberapa kawasan Bandung dikejutkan dengan kemunculan kawanan babi hutan yang tiba-tiba memasuki area pemukiman. Fenomena langka ini sontak membuat panik warga dan menimbulkan berbagai spekulasi mengenai penyebabnya. Berikut adalah kronologi kawanan babi muncul di pemukiman warga Bandung yang terjadi pada Rabu siang, 9 April 2025, sekitar pukul 11.00 hingga 13.00 WIB di beberapa lokasi berbeda.
Kronologi kejadian pertama kali dilaporkan oleh warga di sekitar kawasan Cipaganti, Bandung Utara. Beberapa ekor babi hutan terlihat berkeliaran di jalanan, bahkan memasuki pekarangan rumah warga. Tak lama berselang, laporan serupa juga diterima dari kawasan Ledeng dan Dago Atas yang berdekatan.
Warga yang panik dan khawatir akan keselamatan diri serta hewan peliharaan mereka berusaha mengusir kawanan babi tersebut. Beberapa warga merekam momen langka ini menggunakan telepon genggam, dan video serta foto-foto kawanan babi muncul di pemukiman warga Bandung dengan cepat menyebar di media sosial, menimbulkan kehebohan.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Mereka berusaha mengevakuasi kawanan babi tersebut dengan aman dan mengembalikannya ke habitat aslinya.
Menurut keterangan Bapak Andri (48 tahun), Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, dugaan sementara penyebab kawanan babi ini masuk ke pemukiman adalah karena habitat mereka di kawasan hutan sekitar Bandung terganggu, kemungkinan akibat aktivitas pembangunan atau kebakaran hutan kecil yang terjadi beberapa waktu lalu. Selain itu, faktor mencari makan juga bisa menjadi pendorong babi hutan tersebut mencari sumber makanan di area pemukiman.
Hingga berita ini diturunkan pada Rabu sore, 9 April 2025, sebagian kawanan babi berhasil dievakuasi oleh petugas, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pencarian. Pihak BKSDA mengimbau kepada warga untuk tidak panik namun tetap waspada, serta tidak mencoba menangkap atau melukai babi hutan secara mandiri demi keselamatan bersama. Insiden kawanan babi muncul di pemukiman warga Bandung ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah perusakan habitat satwa liar.