Sebuah insiden kebakaran hebat melanda sebuah pabrik terbakar tekstil yang berlokasi di kawasan industri Cimahi, Bandung. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu siang, 3 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, menyebabkan bangunan pabrik terbakar tersebut mengalami kerusakan parah. Kobaran api yang besar dan asap hitam pekat yang membumbung tinggi terlihat dari radius beberapa kilometer, menimbulkan kepanikan di kalangan pekerja dan warga sekitar. Penyebab pasti pabrik terbakar ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, api pertama kali terlihat dari bagian belakang bangunan pabrik terbakar, yang diduga merupakan area penyimpanan bahan baku yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat dengan cepat ke seluruh area pabrik. Para pekerja yang sedang beraktivitas di dalam pabrik berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beberapa di antara mereka dilaporkan mengalami luka ringan akibat terjatuh atau terkena serpihan material yang terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung segera mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama lebih dari tiga jam untuk memadamkan api yang terus berkobar hebat. Besarnya material yang mudah terbakar di dalam pabrik terbakar, seperti kain dan bahan kimia, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain itu, akses menuju titik api di dalam pabrik juga sempat menyulitkan upaya pemadaman.
Kapolres Cimahi, AKBP Dwi Santoso, yang berada di lokasi kejadian, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan area sekitar pabrik terbakar untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Tim identifikasi dari Polres Cimahi akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah api benar-benar padam dan kondisi aman. Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran, namun dugaan sementara masih berkisar pada korsleting listrik atau faktor kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja. AKBP Dwi Santoso memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden pabrik terbakar ini.
Akibat insiden pabrik terbakar ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Aktivitas produksi di pabrik tersebut dipastikan akan terhenti untuk waktu yang belum ditentukan. Pemerintah daerah setempat dan pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan pendataan kerugian dan memberikan bantuan yang diperlukan kepada pihak perusahaan serta para pekerja yang terdampak. Insiden pabrik terbakar ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat di setiap perusahaan, terutama yang bergerak di bidang industri dengan potensi risiko kebakaran yang tinggi.