Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Bandung berhasil menangkap seorang juru parkir (jukir) yang melakukan aksi pungli di area Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung. Penangkapan ini merupakan respons tegas terhadap keluhan masyarakat dan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan bebas pungli.
Penangkapan terhadap jukir berinisial RD (35) ini dilakukan pada Selasa, 13 Mei 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. RD diketahui seringkali menarik biaya parkir melebihi tarif yang ditetapkan, bahkan kepada pengunjung yang hanya singgah sebentar. Aksi pungli ini telah meresahkan banyak warga dan pegawai yang beraktivitas di lingkungan Pemkab Bandung.
Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Wira Yudha, SH, SIK, MH, yang juga merupakan Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bandung, menjelaskan bahwa penangkapan ini berdasarkan laporan masyarakat dan hasil penyelidikan tim di lapangan. “Kami menerima banyak keluhan terkait tarif parkir yang tidak wajar. Setelah melakukan pemantauan, kami dapati ada aksi pungli yang dilakukan oleh oknum jukir ini,” ujar Kompol Wira dalam konferensi pers pada Rabu, 14 Mei 2025. Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah uang tunai hasil pungli.
Pelaku RD langsung dibawa ke Mapolresta Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia mengakui perbuatannya dan menyatakan telah melakukan pungli selama beberapa bulan terakhir. Kompol Wira menegaskan bahwa praktik pungutan liar, sekecil apapun, tidak akan ditoleransi, terutama di lingkungan pemerintahan yang seharusnya menjadi contoh pelayanan publik yang bersih.
Kasus aksi pungli ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar di mana pun, baik itu parkir, perizinan, maupun pelayanan publik lainnya. Laporan dari masyarakat sangat membantu aparat penegak hukum dalam memberantas praktik culas ini. Pemerintah Kabupaten Bandung juga berkomitmen untuk terus membersihkan lingkungan birokrasi dari praktik pungli. Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera dan menciptakan lingkungan pelayanan publik yang lebih bersih dan transparan bagi seluruh warga Bandung.