Hari: 2 Mei 2025

Ria Ricis Mengaku Pernah Menjadi Korban Pemerasan, Lapor Polisi dan Ungkap Kronologi

Ria Ricis Mengaku Pernah Menjadi Korban Pemerasan, Lapor Polisi dan Ungkap Kronologi

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan tanah air, di mana selebriti dan YouTuber ternama, Ria Ricis, mengungkapkan dirinya pernah menjadi korban pemerasan. Pengakuan ini disampaikan oleh Ria Ricis melalui kuasa hukumnya, Fandy Djafar, S.H., dalam konferensi pers yang digelar di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat, 2 Mei 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Ria Ricis didampingi oleh tim kuasa hukumnya melaporkan kejadian korban pemerasan yang dialaminya kepada pihak kepolisian dan membeberkan kronologi kejadian yang membuatnya merasa terancam dan dirugikan.

Menurut Fandy Djafar, kliennya, Ria Ricis, telah menerima ancaman dan permintaan sejumlah uang dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Pihak pelaku korban pemerasan mengancam akan menyebarkan informasi pribadi dan sensitif milik Ria Ricis jika permintaan uang tersebut tidak dipenuhi. Merasa tertekan dan khawatir dengan ancaman tersebut, Ria Ricis memutuskan untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. Laporan polisi resmi telah dibuat di Polres Metro Jakarta Selatan dengan nomor laporan LP/B/XXXX/V/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Fandy Djafar menjelaskan bahwa kronologi korban pemerasan yang dialami Ria Ricis bermula beberapa waktu lalu ketika kliennya menerima pesan singkat dan panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal. Pihak pelaku mengklaim memiliki akses terhadap data pribadi Ria Ricis dan mengancam akan menyebarkannya kepada publik jika sejumlah uang tidak ditransfer ke rekening tertentu. Ria Ricis sempat merasa sangat ketakutan dan tertekan dengan ancaman tersebut, namun setelah berdiskusi dengan keluarga dan tim kuasa hukum, ia memberanikan diri untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian agar pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budi Hermawan, S.I.K., M.H., yang dikonfirmasi terkait laporan korban pemerasan yang dialami Ria Ricis membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa tim penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dan akan segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik tindakan pemerasan ini. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menjaga data pribadi dan tidak takut untuk melaporkan segala bentuk ancaman atau pemerasan kepada pihak berwajib. Kasus yang dialami Ria Ricis ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan data pribadi di era digital ini.

Celempung Melodi Merdu dari Kotak Kayu Tradisional Indonesia

Celempung Melodi Merdu dari Kotak Kayu Tradisional Indonesia

Celempung adalah sebuah alat musik petik tradisional yang memiliki bentuk unik berupa kotak kayu dengan sejumlah dawai yang terentang di atasnya. Alat musik ini merupakan bagian penting dari kekayaan seni dan budaya Indonesia, terutama dalam ansambel Gamelan Sunda. Suara yang dihasilkan oleh Celempung memiliki karakter yang lembut, резонансный (beresonansi), dan seringkali memberikan warna tersendiri dalam harmoni musik tradisional.

Bentuk fisik Celempung yang menyerupai kotak kayu menjadi ciri khasnya. Kotak resonansi ini biasanya terbuat dari kayu nangka atau kayu lain yang memiliki kualitas akustik baik. Dawai-dawai yang terbuat dari logam direntangkan di atas kotak dan disangga oleh beberapa jembatan kecil. Jumlah dawai pada Celempung dapat bervariasi tergantung pada jenis dan fungsinya dalam ansambel musik.

Cara memainkan Celempung adalah dengan memetik dawai menggunakan kedua tangan. Pemain Celempung biasanya duduk bersila di depan alat musik ini, dengan kotak resonansi berada di antara kedua kakinya. Teknik memetik yang beragam menghasilkan variasi nada dan ritme yang memperkaya tekstur musik Gamelan. Kelembutan suara petikan Celempung seringkali memberikan kontras yang menarik dengan suara alat musik lain dalam ansambel.

Dalam Gamelan Sunda, Celempung memiliki peran yang signifikan. Meskipun mungkin tidak selalu menjadi melodi utama, kehadirannya memberikan warna suara yang khas dan memperkuat harmoni keseluruhan. Suara резонансный (beresonansi) dari kotak kayu Celempung mampu mengisi ruang suara dan menambah kedalaman musikal. Alat musik ini seringkali berpadu indah dengan suara alat musik petik lainnya seperti Kacapi, menciptakan lapisan-lapisan melodi yang saling melengkapi.

Pelestarian dan pengembangan Celempung terus diupayakan oleh para seniman dan komunitas pecinta musik tradisional Sunda. Generasi muda didorong untuk mempelajari teknik bermain Celempung agar alat musik ini tetap hidup dan dikenal. Berbagai workshop dan pertunjukan Gamelan seringkali menampilkan keindahan suara Celempung, memperkenalkan alat musik ini kepada khalayak yang lebih luas. Meskipun mungkin tidak sepopuler alat musik tradisional Indonesia lainnya, Celempung memiliki keunikan tersendiri dalam bentuk dan suaranya. Bentuk kotak kayunya yang sederhana menyimpan potensi melodi yang merdu

Theme: Overlay by Kaira Extra Text
Cape Town, South Africa